Sunday, February 8, 2009

Richard Penuhi Target Hat-trick

JAKARTA - Richard Samosir memenuhi janji. Petinju binaan Sasana UOB Buana, Semarang, itu berhasil kembali merebut sabuk juara kelas bantam (53,5 kg) versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) setelah dinyatakan menang angka mutlak atas Hari Suharyadi (Perum Damri BC Jakarta) dalam pertarungan gelar yang lowong di Jakarta Sabtu malam lalu (7/2).

Tiga hakim seluruhnya memberikan nilai kemenangan kepada Richard. Hakim A (Nico Marunaya) memberikan nilai 98-94, hakim B (Chris Rotinsulu) 97-95, dan hakim C (Oki Abi Bakrin) 98-95.

Hasil tersebut tak hanya membuat Richard berhak atas sabuk juara nasional versi ATI. Petinju binaan Sutan Rambing itu juga mencatat hat-trick atas Hari. Dua kemenangan sebelumnya diperoleh Richard pada 30 November 2005 dalam pertarungan nongelar delapan ronde dan pada 30 November 2007 dalam pertarungan perebutan gelar yang lowong versi ATI.

Hanya, target mengalahkan Hari dengan KO atau TKO maksimal pada ronde kelima tak tercapai. Sebab, Hari memiliki semangat baja. Dia tidak mau menyerah meski menjadi bulan-bulanan pukulan kombinasi Richard.

Hari secara jujur mengakui kekalahannya tersebut. Namun, dia menyatakan tak bisa tampil maksimal karena sejak ronde keempat tangan kirinya terkilir. Hari juga hampir tak bisa melanjutkan pertandingan.

"Tangan kiri saya terdorong ke belakang ketika menahan pukulan Richard. Karena tangan saya tidak berada di posisi yang benar, akhirnya tulang di bagian bahu terkilir. Terasa sakit sekali," ungkap Hari. (ado/ang)

Source : Jawapos.com

Saturday, February 7, 2009

Richard Samosir Regains Indonesian Title

By Temuzin Rambing

TVRI Jakarta - Richard Samosir from the UOB Buana Gym, has proved that he is still the best Indonesian fighter in the bantamweight division. 25-year-old Samosir, ranked number-one in Indonesia, regained the bantamweight belt of the country by winning a ten round decision over Hari Suharyadi. Judges scored the fight 98-94, 97-95 and 98-95 all for Samosir.

After this victory, the new champ record's became 18-1-3 (7 KOs). Richard Samoir was the former Indonesian bantamweight titleholder, but his title was stripped after he lost by way of a sixth round knockout to Jonathan Baat in their WBO Oriental interim bout last August 23. Now hitting the regional Asian ratings, Samosir was placed at OPBF #10 and PABA #3.

In the undercard bout in the featherweight division, Philipus Rangga decisioned Anshori Anhar over eight rounds. The scores were 79-76, 78-76 and 78-75, all for Rangga.

These fight supervise by Mr. Theodores Lela from the IBA (Indonesian Boxing Association).

Source : Boxingscene.com

Thursday, February 5, 2009

RICHARD SAMOSIR VS HARI SUHARYADI

Dijadwalkan 07 Feb 2009 di TVRI Jakarta

Mantan juara nasional kelas Bantam 53,5 kg, Richard Samosir akan kembali berlaga sabtu mendatang dalam perebutan gelar nasional kelas Bantam melawan Hari Suharyadi.

Pria kelahiran Tarutung (Sumut) 25 tahun yang lalu tersebut, menyatakan optimis dapat merebut gelar nasional tersebut ke pangkuannya kembali. Sebelumnya Richard merupakan pemegang gelar nasional kelas Bantam, namun gelar tersebut copot lantaran kekalahan KO yang dideritanya pada Agustus tahun lalu dalam perebutan gelar WBO Orient.

Apalagi ini merupakan pertemuan keduanya meladeni Suharyadi. Dimana pada pertemuan pertama tahun 2007 dia berhasil mengalahkan Suharyadi dengan angka sekaligus merebut gelar nasional kelas Bantam. Namun tentunya Richard musti waspada, 'pengalaman adalah guru terbaik' inilah yang pasti dibenahi pihak Suharyadi sehingga tidak ingin dipecundangi kedua kali.

Saat ini Richard Samosir menempati ranking # 1 nasional sedangkan Hari Suharyadi pada ranking # 2 nasional.

Sunday, February 1, 2009

Roy Mukhlis Decisions Simson Butar-Butar in Jakarta

By Temuzin Rambing

Jakarta, Indonesia - At the TVRI Studio, Roy ‘The Sniper’ Mukhlis [rated WBO # 7, WBA # 11 and WBC # 23] successful acquired the WBC international belt by defeating Simson Butar-Butar via unimous decision. Mukhlis, 22 years old, and currently the PABA title holder, frustrated Butar-Butar, who is also the IBO Asia Pacific Champ, for most of the twelve round fight.

In the last round Mukhlis almost stopped Butar-Butar, who clinched to until the bell to save himself. Mukhlis' record increases to 21-2-2 (16 KOs) while Simson Butar-Butar falls to 19-9-1 (14 KOs). The scores were 117-111, 118-110 and 116-112 all for Mukhlis. Promoter Guritno promised to schedule his first defense in March or April.

On the undercard, Indonesian lightweight champ, Billy Sumba, defeated Yacob Jack by a majority points decision over six rounds. Judges scoring the fight had cards of 57-57, 58-55 and 59-56.

The fights were promoted by Ir. RM Suryo Goeritno from Jakarta. Supervisor was Mr. Chandru G. Lalwani, while the Indonesian Boxing Association served as the local commission.

Source : Boxingscene.com