Cabang tinju Indonesia dipastikan pulang tanpa membawa medali emas setelah pada partai terakhir, Kamis, dua petinju Indonesia yang turun dalam final Matius Mandingan dan Ahmad Amri gagal memenangi final di SEA Games XXV Laos.
Dalam pertandingan final tersebut Matius dikalahkan oleh petinju Thailand Chatchai Buddee sedangkan Amri harus mengakui keunggulan Muhd Fairuz Azwan dari Malaysia.
Dengan hasil ini, cabang tinju memastikan gagal mencapai target meraih medali emas, dan hanya mengumpulkan tiga perak, lima perunggu. Satu medali perak lainnya direbut atlet putri Indri Sabaimana.
"Kami juga cukup menyesal pulang tanpa medali emas, tapi kenyataannya memang begitu para pesaing memang lebih punya kualitas satu tingkat di atas kami," kata manajer tim Samsul Anwar Harahap. ***5***
Sunday, December 27, 2009
Sunday, December 13, 2009
Achmad Amri Tembus Final Sea Games
Minggu, 13 Desember 2009 | 21:06 WIB
Petinju asal KukuBima Ener-G BC Semarang, Achmad Amri, tinggal selangkah lagi untuk menggapai medali emas di ajang SEA Games XXV Laos setelah lolos ke final di Olympasia Gymnasium, National University, Minggu (13/12-'09).
Amri yang tampil di kelas 81 kilogram berhasil mengungguli petinju tuan rumah Laos Sisuphanh dengan point 12:8.
Di final Amri akan berhadapan dengan petinju Malaysia Muhd Fairus Azwan yang menundukkan E Phou Thang (Kamboja) 9:3.
Friday, December 11, 2009
Rasmanudin Juara Nasional Kelas Bantam
Jakarta, 05 Desember 2009
Menepis keraguan penonton, Rasmanudin (KukuBima Ener-G Semarang) membuktikan yang terbaik di kelas Bantam mengalahkan Boydo Simanjuntak dengan kemenangan mutlak.
Kunci kemenangan Rasmanudin terletak pada ketepatan strategy serta disiplin menjaga pola permainan. Dengan permainan yang taktis, tidak heran apabila petinju ranking # 6 OPBF ini memenangkan pertandingan dengan angka mutlak. Semua hakim memberikan nilai 97-95, 98-92 dan 96-95 untuk kemenangan petinju asuhan KukuBima Ener-G BC Semarang ini.
Dengan kemenangan ini tentunya jenjang International sudah tampak dipelupuk mata. Namun secara umum performance Rasmanudin perlu ditingkatkan, terutama power dan killer insting-nya. Setelah kemenangan kemarin record Rasmanudin menjadi 12-0-1 (8 KOs).
Menepis keraguan penonton, Rasmanudin (KukuBima Ener-G Semarang) membuktikan yang terbaik di kelas Bantam mengalahkan Boydo Simanjuntak dengan kemenangan mutlak.
Kunci kemenangan Rasmanudin terletak pada ketepatan strategy serta disiplin menjaga pola permainan. Dengan permainan yang taktis, tidak heran apabila petinju ranking # 6 OPBF ini memenangkan pertandingan dengan angka mutlak. Semua hakim memberikan nilai 97-95, 98-92 dan 96-95 untuk kemenangan petinju asuhan KukuBima Ener-G BC Semarang ini.
Dengan kemenangan ini tentunya jenjang International sudah tampak dipelupuk mata. Namun secara umum performance Rasmanudin perlu ditingkatkan, terutama power dan killer insting-nya. Setelah kemenangan kemarin record Rasmanudin menjadi 12-0-1 (8 KOs).
Thursday, December 10, 2009
Billy Sumba Kalah TKO
JAKARTA - Keberanian Billy Sumba bertarung dengan juara bertahan kelas welter junior (63,5 kg) versi Asosiasi Tinju Indonesia Ramadhan Wereuw (Anim'Ha BC Merauke) harus dibayar mahal. Billy tak hanya gagal total merebut sabuk milik Ramadhan. Dia juga harus kehilangan sabuk juara kelas ringan (61,2 kg) versi yang sama.
Dalam pertarungan di studio TVRI, Jakarta, Sabtu malam (28/11) itu, Billy dinyatakan kalah TKO ronde keempat. Pertarungan yang dijadwalkan sepuluh ronde tersebut dihentikan wasit Edy Damri pada detik-detik terakhir ronde keempat. Itu terjadi setelah terjadi barter pukulan antara Ramadhan terhadap Billy.
Menurut tim KBE-BC, penghentian Billy tsb agak kontroversial dan cenderung prematur. Pada saat Billy jatuh pertama kali dan sempoyongan, bila dihentikan saat itu kami menilai wajar. Namun ketika 'good recovery' dan terjadi barter pukulan kok malah dihentikan. itu yang kami nilai tidak wajar, "tegas Sutan Rambing.
Dalam pertarungan di studio TVRI, Jakarta, Sabtu malam (28/11) itu, Billy dinyatakan kalah TKO ronde keempat. Pertarungan yang dijadwalkan sepuluh ronde tersebut dihentikan wasit Edy Damri pada detik-detik terakhir ronde keempat. Itu terjadi setelah terjadi barter pukulan antara Ramadhan terhadap Billy.
Menurut tim KBE-BC, penghentian Billy tsb agak kontroversial dan cenderung prematur. Pada saat Billy jatuh pertama kali dan sempoyongan, bila dihentikan saat itu kami menilai wajar. Namun ketika 'good recovery' dan terjadi barter pukulan kok malah dihentikan. itu yang kami nilai tidak wajar, "tegas Sutan Rambing.
Friday, November 27, 2009
Billy Sumba vs Ramadhan Weriu
Kejurnas Kelas Welter Jr 63.5 KgJuara nasional kelas Ringan 61.2 kg asal Kuku Bima Ener-G Semarang, Billy Sumba, akan berjibaku dengan Ramadhan Weriu (Papua) besok Sabtu 28 November 2009.
Kendati berstatus sebagai juara nasional, namun dalam pertarungan besok status Billy adalah sebagai penantang. Pasalnya kelas dalam pertandingan besok adalah kelas Welter Jr 63.5 kg, dimana Ramadhan adalah sebagai pemegang sabuk nasional.
Partai Billy versus Ramadhan layak disebut salah satu duel bernilai, karena masing-masing merupakan juara nasional.
Dalam acara timbang badan (weight-in) bobot kedua petinju menunjukkan skala ideal.
Billy Sumba berbobot 62.94 kg, sedangkan Ramadhan Weriu berbobot 62.81 kg.
Pertandingan kejurnas ini akan disiarkan langsung oleh TVRI Nasional pukul 22.30 s/d selesai.
Photo : Temuzin, Billy Sumba, Ramadhan Weriu dan Lado
Friday, November 13, 2009
Peringkat Roy Mukhlis Naik
JAKARTA - Sukses Roy Mukhlis mempertahankan gelar kelas ringan junior (58,9 kg) WBC International berimbas positif pada daftar peringkat dunia WBC. Petinju binaan Kuku Bima Ener-G Semarang, Jateng, itu sekarang bercokol di peringkat keempat badan tinju dunia tersebut.
Promotor Temuzin Rambing mengatakan, penetapkan peringkat terbaru Roy diputuskan dalam rapat WBC rating committee pada 3 November lalu di Ramada, Jeju Island, Korea Selatan. Sebelumnya, Roy berada di peringkat kelima WBC.
Penetapan peringkat baru Roy tersebut didasari aktivitas petinju binaan pelatih Sutan Rambing itu dalam pertarungan internasional. Terutama ketika Roy berhasil mempertahankan gelarnya setelah dinyatakan menang TKO ronde ke-9 di antara 12 ronde yang direncanakan atas petinju Thailand, Vacharakrit Senahan, di Studio TVRI Pusat Senayan, Jakarta, pada 24 Oktober lalu. (ado/diq)
Source : Jawapos, 13 November 2009
Promotor Temuzin Rambing mengatakan, penetapkan peringkat terbaru Roy diputuskan dalam rapat WBC rating committee pada 3 November lalu di Ramada, Jeju Island, Korea Selatan. Sebelumnya, Roy berada di peringkat kelima WBC.
Penetapan peringkat baru Roy tersebut didasari aktivitas petinju binaan pelatih Sutan Rambing itu dalam pertarungan internasional. Terutama ketika Roy berhasil mempertahankan gelarnya setelah dinyatakan menang TKO ronde ke-9 di antara 12 ronde yang direncanakan atas petinju Thailand, Vacharakrit Senahan, di Studio TVRI Pusat Senayan, Jakarta, pada 24 Oktober lalu. (ado/diq)
Source : Jawapos, 13 November 2009
Saturday, October 31, 2009
Dua Petinju Kuku Bima Sabet Medali Emas
Banjarnegara, 31 Oktober 2009
Dua petinju Sasana Kuku Bima semarang berhasil meraih juara dalam event tinju amatir Piala Kapolres Banjarnegara semalam.
Dalam pertandingan final, Isack Corputty (kelas 69 kg) menghentikan Wahyudi (Banyumas) lewat kemenangan KO pada ronde pertama. Di kelas 54 kg, Purwanto membuktikan masih yang terbaik di kelasnya dengan meraih kemenangan angka mutlak atas petinju tuan rumah, Rofiq (Banjarnegara).
Sayangnya sukses kedua petinju di atas tidak diikuti Petinju KukuBima lainnya. Yohanes Kodatkotsu (kelas 60 kg) harus puas dengan medali perak setelah ditundukkan petinju Kulonprogo dalam pertandingan final. Di kelas 64 kg Nunung hanya meraih medali perunggu setelah terganjal pada pertandingan semi final.
Dua petinju Sasana Kuku Bima semarang berhasil meraih juara dalam event tinju amatir Piala Kapolres Banjarnegara semalam.
Dalam pertandingan final, Isack Corputty (kelas 69 kg) menghentikan Wahyudi (Banyumas) lewat kemenangan KO pada ronde pertama. Di kelas 54 kg, Purwanto membuktikan masih yang terbaik di kelasnya dengan meraih kemenangan angka mutlak atas petinju tuan rumah, Rofiq (Banjarnegara).
Sayangnya sukses kedua petinju di atas tidak diikuti Petinju KukuBima lainnya. Yohanes Kodatkotsu (kelas 60 kg) harus puas dengan medali perak setelah ditundukkan petinju Kulonprogo dalam pertandingan final. Di kelas 64 kg Nunung hanya meraih medali perunggu setelah terganjal pada pertandingan semi final.
Subscribe to:
Posts (Atom)